ANALISIS STRATGI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DASAR TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI PADANGSIDIMPUAN
DOI:
https://doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v3i3.586Keywords:
Learning Strategies, Intellectual Disability, Basic AbilitiesAbstract
This study examines the analysis of learning strategies used to improve the basic abilities of students with intellectual disabilities at SLB Negeri Padangsidimpuan. The research focuses on how teachers design, implement, and evaluate instructional strategies that align with the cognitive characteristics and learning needs of students who experience difficulties in understanding concepts, working memory, and adaptation skills. Effective learning strategies are understood as approaches that are individualized, concrete, gradual, and emphasize repetition and positive reinforcement. Various methods such as hands-on learning, visual media, curriculum modification, and multisensory approaches are analyzed to determine their contribution to developing basic abilities, including simple academic skills, motor skills, communication, and independence. The findings show that structured, adaptive, and consistent strategies significantly enhance the basic abilities of students with intellectual disabilities. This study is expected to serve as a reference for educators in optimizing special education services
Abstrak. Penelitian ini membahas analisis strategi pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan dasar peserta didik tunagrahita di SLB Negeri Padangsidimpuan. Fokus penelitian terletak pada bagaimana guru merancang, menerapkan, serta mengevaluasi strategi yang sesuai dengan karakteristik kognitif dan kebutuhan belajar siswa tunagrahita yang memiliki hambatan dalam memahami konsep, memori kerja, serta kemampuan adaptasi. Strategi pembelajaran yang efektif dipahami sebagai pendekatan yang bersifat individual, konkret, bertahap, dan mengutamakan pengulangan serta penguatan positif. Berbagai metode seperti pembelajaran berbasis praktik langsung, penggunaan media visual, modifikasi kurikulum, dan pendekatan multisensori dianalisis untuk melihat kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan dasar, meliputi kemampuan akademik sederhana, motorik, komunikasi, dan kemandirian. Hasil menunjukkan bahwa strategi yang terstruktur, adaptif, dan konsisten mampu memberikan peningkatan signifikan pada kemampuan dasar siswa tunagrahita. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik dalam mengoptimalkan layanan pendidikan khusus











