PERAN MIND MAP DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS XI SMAN 13 SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v3i3.539Keywords:
Educational Collaboration, Student Learning Outcomes., FamilyAbstract
Abstract. This study aims to explore the role of Mind Maps in building student creativity in Islamic Religious Education (PAI) in Grade XI at SMAN 13 Semarang. Using a descriptive qualitative approach, data collection was carried out through observation, digital questionnaire-based interviews, and documentation of student work. The results of the study indicate that Mind Maps provide significant benefits in helping students understand IRE material in a more meaningful, structured, and enjoyable way. Students find it easier to remember concepts because the information is presented visually and interconnected. Moreover, Mind Maps encourage students to think creatively, develop ideas flexibly, and express their understanding through symbols, colors, and personal structures. The majority of students stated that this activity increased their confidence and engagement in learning. However, several challenges were also encountered, particularly in organizing ideas at the initial stage and time constraints. Nevertheless, these experiences did not diminish the overall positive perception of Mind Maps as an innovative learning strategy. This study confirms that Mind Maps are not merely a note-taking tool, but an effective medium for integrating creativity, conceptual understanding, and spiritual expression in PAI learning, thus aligning with the demands of 21st-century skills, particularly in the areas of creativity and communication.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran Mind Map dalam membangun kreativitas siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kelas XI SMAN 13 Semarang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara berbasis angket digital, dan dokumentasi hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mind Map memberikan manfaat signifikan dalam membantu siswa memahami materi PAI secara lebih bermakna, terstruktur, dan menyenangkan. Siswa merasa lebih mudah mengingat konsep karena informasi disajikan secara visual dan saling terhubung. Lebih dari itu, Mind Map mendorong siswa untuk berpikir kreatif, mengembangkan ide secara fleksibel, serta mengekspresikan pemahaman melalui simbol, warna, dan struktur pribadi. Mayoritas siswa menyatakan bahwa kegiatan ini meningkatkan rasa percaya diri dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Meski demikian, beberapa tantangan juga dihadapi, terutama dalam mengorganisasi ide pada tahap awal dan keterbatasan waktu pengerjaan. Namun, pengalaman tersebut tidak mengurangi persepsi positif secara umum terhadap Mind Map sebagai strategi pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini menegaskan bahwa Mind Map bukan sekadar alat mencatat, melainkan media yang efektif untuk mengintegrasikan kreativitas, pemahaman konseptual, dan ekspresi spiritual dalam pembelajaran PAI, sehingga selaras dengan tuntutan keterampilan abad ke-21, khususnya dalam ranah kreativitas dan komunikasi











