PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRADISI PEMBACAAN SURAH AL-IKHLAS PADA BATU KHOTOM

Authors

  • Karlina Batubara Universitas Islam Negeri Sekh Ali Hasan Ahmad Addari Padangsidimpuan Author
  • Fatahuddin Aziz Siregar Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Adarry Padangsidimpuan Author
  • Sawaluddin Siregar Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahad Addary Padangsidimpuan Author

DOI:

https://doi.org/10.63424/amsal.v3i3.737

Keywords:

Community Perception, Batu Khotom, Local Wisdom. , alQuran

Abstract

Abstract. The tradition of reciting Surah Al-Ikhlas on Batu Khotom is one of the religious practices that continues to exist and develop within the community as part of a tradition associated with prayers for deceased individuals. This tradition is carried out as part of the tahlilan ceremony and serves as a medium through which the community expresses religious values, togetherness, and social solidarity. This study aims to examine the process of implementing the tradition of reciting Surah Al-Ikhlas on Batu Khotom, the media used in its implementation, and the community’s perceptions of the tradition. This research employs a qualitative method with a field research approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving traditional leaders, religious scholars, community leaders, and members of the community who participate in the tradition.The findings indicate that the tradition of reciting Surah Al-Ikhlas on Batu Khotom is performed as part of a collective prayer ritual following a person's death. Batu Khotom functions as a symbolic medium in the practice and is not regarded as a sacred object. The community perceives this tradition as a means of praying for the deceased, strengthening social relationships, preserving cultural heritage, and reinforcing Islamic values in social life. Although there are differing views regarding the practice, the majority of community members consider it a form of local wisdom that is in harmony with Islamic teachings as long as it does not contradict the principles of Islamic creed (aqidah). The tradition of reciting Surah Al-Ikhlas on Batu Khotom reflects a harmonious relationship between religious values and cultural traditions that have been passed down from generation to generation within the community.

 

Abstrak. Tradisi pembacaan Surah al-Ikhlas pada batu khotom merupakan salah satu bentuk praktik keagamaan yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat sebagai bagian dari tradisi yang berkaitan dengan doa bagi orang yang telah meninggal dunia. Tradisi ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan tahlilan dan menjadi media bagi masyarakat untuk mengekspresikan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, serta solidaritas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosesi pelaksanaan tradisi pembacaan Surah al-Ikhlas pada batu khotom, media yang digunakan dalam pelaksanaannya, serta persepsi masyarakat terhadap tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, alim ulama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pembacaan Surah al-Ikhlas pada batu khotom dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian doa bersama setelah kematian seseorang. batu khotom digunakan sebagai media simbolik dalam pelaksanaan tradisi dan tidak dipandang sebagai benda yang disakralkan. Masyarakat memaknai tradisi ini sebagai sarana untuk mendoakan almarhum, mempererat hubungan sosial, menjaga warisan budaya, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun terdapat beragam pandangan mengenai praktik tersebut, mayoritas masyarakat menilai tradisi ini sebagai bentuk kearifan lokal yang sejalan dengan ajaran Islam selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip akidah. Tradisi pembacaan Surah Al-Ikhlas pada Batu Khotom menunjukkan adanya hubungan yang harmonis antara nilai-nilai agama dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat.

Downloads

Published

2026-11-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRADISI PEMBACAAN SURAH AL-IKHLAS PADA BATU KHOTOM. (2026). Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an Dan Hadis, 3(3), 312-327. https://doi.org/10.63424/amsal.v3i3.737