FENOMENA ROMANTISASI PRA-NIKAH DALAM TINJAUAN INTERTEKSTUALITAS NILAI AJARAN AGAMA ISLAM DAN AGAMA KRISTIANI

Authors

  • Muhammad Muzni Al Farisi Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta Author
  • Putri Nurul Faizah Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63424/amsal.v3i2.675

Keywords:

Pre-marital Romanticization, Islam, Christianity, Intertekstuality.

Abstract

The normalization of pre-marital romantic relationships, or dating, does not constitute a novel challenge in the modern era. The pervasive impact of this phenomenon has emerged as a primary discourse across various disciplines, necessitating profound academic inquiry. From a theological perspective, this phenomenon is positioned as a crucial discourse, given its direct implications for morality, normative systems, and ethical axiology within religious life. Consequently, this study aims to conduct a comparative analysis of pre-marital romantic relations through the lenses of Islam and Christianity, focusing on a textual analysis of the Quran and the Bible as primary sources. Utilizing Julia Kristeva’s theory of intertextuality, this research employs a comparative approach to examine both scriptures. The study finds that within these two sacred texts, the romanticization of pre-marital relationships is perceived negatively, as it is viewed to encompass detrimental values regarding morality, social norms, and ethical standards.

 

Normalisasi fenomena Romantisasi pra-nikah atau pacaran bukan sebuah tantangan baru pada zaman modern. Masifnya dampak pacaran menjadi diskursus penting berbagai keilmuan untuk mengkaji secara mendalam. Prespektiif teologis menempatkan fenomena ini sebagai diskursus krusial, mengingat implikasinya yang bersinggungan lansung dengan tatanan moralitas, sistem norma, dan aksiologi etis dalam kehidupan beragama. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi komparatif mengenai fenomena relasi romantis pra-nikah dalam prespektif ajaran Agama Islam dan Kristen, dengan menitikberatkan pada analisis tekstual terhadap Al-Qur’an dan Al-Kitab  sebagai landasannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif teks Al-Qur’an dan Al-Kitab dengan mengunakan teori Intertekstualitas Julia Kristeva. Pada kedua kitab tersebut fenomena romantisasi pra-nikah (pacaran) dianggap negatif karena banyak mengandung nilai-nilai negatif dari segi moralitas, sistem norma dan etis

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

FENOMENA ROMANTISASI PRA-NIKAH DALAM TINJAUAN INTERTEKSTUALITAS NILAI AJARAN AGAMA ISLAM DAN AGAMA KRISTIANI. (2026). Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an Dan Hadis, 3(2), 165-185. https://doi.org/10.63424/amsal.v3i2.675